Supernova sebuah novel Tetralogi karya Dee

January 3, 2009 at 1:43 pm 3 comments

Supernova (ledakan besar dalam tata surya) entah apa maksud Dee memberikan nilai tawar pada Trilogi Novel ini. Pertama tama kita pasti bertanya juga dengan tiga edisi novel dengan pilihan judul, Ksatria Putri dan bintang jatuh, Akar dan terakhir Petir. Tapi bagus lah yang penting ada terobosan baru dalam penulisan novel.
Benang merah apa yang mau mbak Dee lemparkan kepada pembaca setianya. Ada Sosiokultur tentang kehidupan anak muda, sangat berbau religi yang menonjol spiritulitasnya,dan sedikit dibumbui roman.
Malah dulu saya membaca tiga novel ini tidak dengan berurutan. Jadi cukup capek juga menerka nerka nya.
Kita awali dengan Kstaria Putri dan bintang jatuh, di edisi yang pertama ini kita di bawa dalam labirin labirin Sains, bahkan dengan sengaja Sains dan dunia sastra dikawinkanya. Menjadi sebuah ramuan yang cukup sulit memahaminya. Penokohan pun juga masih sedikit rancu menurutku, karena beberapa orang dalam edisi ini tidak di singgung sama sekali dalam dua edisi berikutnya (Akar dan Petir). Kehidupan Hedonis plus sembarangnya tentang modernitas cukup menghegemoni, katanya juga sih edisi yang pertama ini tidak seberapa laku (dibanding dengan dua edisi berikutnya). Plot dan cara bertutur kata dalam Ksatria Putri dan bintang jatuh, ditulis dengan saling memisahkan antara seting cerita dimas ruben dan Si Bintang jatuh. Sangat tidak menyatu sama sekali. TApi tetep asikk….
Selang beberapa waktu muncullah edisi ke dua yangsangat Booming, yaitu Akar. Akar bagi saya sama dengan Bodhi sama dengan Punk dan samadengan Reliji. Sangat bagus sekali, beda jauh dengan Ksatria Putri dan bintang jatuh. Pada awalnya ada keping (seperti bab), di antara keping ada suatu mode keterpautan malah di keping yang lain tidak terpaut sama sekali dan justru terpaut dengan Edisi novel berikutnya. Pada awalnya akar menuliskan penokohan seorang vegan yang bernama Bodhi. Adalah seorang Punk yang tidak menganut free sex, no alkohol dan penyuka sayur mayur. Subkultur Punk sangat diungkap dengan cukup ringan, malah nanti saat ada penokohan Bonk kehidupan Punk menjadi sangat dominan sekali.
Yang menjadi jangan dilupakan adalah Sisi Bodhi, yang sangat Budha sekali. Dan kenyataanya Dee beserta mantan suaminya Marcell siahaan masuk menjadi penganut Gautama budha. Ntah menjadi suatu pencerahan atau memang proses. Sisi Spiritual Bodhi sangat mewakili dan justru contoh menjadi seorang Bodhi yang dikawinkan menjadi tukang tato, anak Punk, inilah yang memecah kebuntuan pencapaian sisi spiritual yang berkonsep pada spirit nya. Bukankah sisi intelegensi beragama sudah menjadi biasa, tetapi sisi spiritual agama kita yang kedodoran.
Masuk ke edisi Petir,yang juga masih memasukkan esensi beragama. Penokohan diwakili oleh elektra yang belajar mengusai ilmu pengendalian petir. Elektra mewakili sisi berreliji umat Nasrani, namun tidak di kupas secara mendetail. yang mempunyai kakak bernama watti yang rela masuk islam karena menikah dengan calon suami yang berkerja di papua dan beragama Islam. Yang lain menjadi dominan adalah segalanya tentang anak muda di Bandung, mulai dari Distronya, warnet nya anak punk nya, dan Bong yang bertemu dengan saudara kembarnya.Dan lagi lagi tidak tuntas ceritanya, ntah di bawa ke mana tokoh tokoh yang diceritakan namun tidak tuntas ini, ada Diva, Ruben, Dimas.
Tinggal kita saja menunggu ledakan ledakan nya Dee. Katanya akan datang Edisi berikutnya dengan judulPartikel dan Gelombang

Entry filed under: Resensi. Tags: .

Rara Mendut sebuah Trilogi karya Romo MangunWijaya Jalan Pos Daendels karya Pramoedya Ananta Toer

3 Comments Add your own

  • 1. galang  |  January 3, 2009 at 5:45 pm

    semangat buat penulis penulis indonesia…
    termasuk aku slah satunya

  • 2. tis  |  January 6, 2009 at 11:38 am

    hahahaha… iya2 pak aan… free ur mind! do wat u wanna do.. one thing dat i wanna do.. i just wanna be myself! titis! not somebody else.. sperti drama saja harus menjd orang lain saat di atas panggung…

  • 3. eko cahyono  |  April 22, 2013 at 10:16 am

    Eko Cahyono Kepada seluruh masyarakat Indonesia, yang mempunyai bahan bacaan, jenis dan kondisi tidak jadi masalah, saya mohon bersedia menyumbangkan ke Perpustakaan Anak Bangsa, ji jl Ahmad Yani, Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, atau bisa kontak saya di 085646455384. Kami diperpustakaan anak bangsa lapar buku haus ilmu. anggota kami 8 ribu orang dan kelaparan buku semua. semoga akan ada yang mau menyumbangkan bahan bacaan, untuk info lengkapnya bisa klik di google dengan kata kunci perpustakaan anak bangsa malang. terimakasaih(les

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


visitor map

u b e r a l e s

menerima pemesanan : pintu lipat, pager, pengelasan, instalasi listrik dan lain lain

kalender

January 2009
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

imajimaya


on fire

dibyomilenium same as imajimaya

rss

Add to Google Reader or Homepage


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 297 other followers

%d bloggers like this: